PT. TJK (status berbadan hukum Akte Notaris H. Feby Rubein Hidayat SH No. AHU. 0006152.AH.01.09) yang berbasis bisnis daging sapi mengajak anda berinvestasi dan memberikan profit bagi hasil 20% perbulan serta ratusan juta rupiah. Hanya 10 juta sampai 100 juta akan membuat anda jadi jutawan bahkan milyarder baru. Sudah 24.000 orang bergabung di bisnis ini .Hanya untuk muslim yg siap dana. MAAF INI BUKAN BISNIS ONLINE, MLM.Hub sponsor :Kang Ahmed 085781748423 & 021-160854777
klik:www.investasi-transindojayakomara.com daftar sebelum tgl 20 Juli 2011 langsung dapet bonus full 1 bulan di awal Agustus. Himbauan PT.TJK Tidak buka cabang dimananpun – hanya ada satu di Cisoka, Tangerang-jika anda berminat harus melalui sponsor. Saya siap mengantar anda ke Lokasi. !:
Wednesday, December 21, 2011
yamaha byson aswani.....???
Yamaha Byson. (foto:didik)
TAMPILAN Yamaha Byson kerap menggoda mata yang menatap. Sepeda motor sport besutan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) itu, boleh jadi menjadi alternatif penyuka sepeda motor sport di Indonesia. Sekalipun baru tiga bulan masuk ke pasar Indonesia, Byson langsung tancap gas.
Sepanjang September-November 2010, sepeda motor yang dibanderol Rp 19,9 juta per unit itu, sudah terjual rata-rata 5.600-an unit per bulan. Cukup lumayan untuk ukuran motor sport bermesin 150cc. Maklum, di kelas ini, Yamaha punya senjata pamungkas, Yamaha Vixion 150cc. Belum lagi produk para kompetitor seperti Ninja series dan sang pendatang anyar Honda New Megapro 150cc.
Seingat saya, Byson ditargetkan terjual rata-rata 5.000 unit per bulan. Jika melongok perolehan tiga bulan sejak masuk pasar, prestasi tersebut tergolong lumayan. Berbeda dengan Honda New Megapro 150cc yang memang ditargetkan menganggatikan sang kakak, Honda Megapro 160cc.
New Megapro yang masuk pasar sejak empat bulan lalu meraih penjualan rata-rata 13 ribuan unit per bulan. Maklum, konsumen diarahkan ke produk ini sebagai penggganti sang kakak tadi. Penjualan Megapro 160cc praktis kian menyusut karena memang hanya sisa-sia produksi. Lihat saja penjualan pada November 2010 yang di bawah 10 unit.
Kembali ke sang Byson. Sepeda motor yang diidentikan dengan sport touring tersebut, tampaknya belum berdampak negatif kepada sang kakak, Yamaha Vixion. Semula, ada perkiraan bakal kanibal ke Vixion. Ternyata, penjualan Vixion sepanjang Januari-November 2010, relatif stabil dengan rata-rata mendekati 18 ribu unit per bulan.
Kemampuan Byson mengontribusi terhadap total penjualan sepeda motor sport Yamaha cukup teruji. Sekalipun baru tiga bulan menjelajah pasar, Byson sudah berkontribusi sekitar 7%, padahal Yamaha Scorpio Z, yang sudah lebih dulu merambah pasar hanya mendekati 9%. Kontributor utama masih dipegang oleh Yamaha Vixion. Maklum, Vixion secara nasional pun masih merajai pasar sepeda motor sport.
Ke depan, rasanya bukan tidak mungkin kontribusi Byson bakal melampaui sang kakak sulung, Scorpio Z. Byson yang dikenal memakai tanki motor ‘kondom’, walaupun dibombardir kanan kiri, diam-diam dinikmati oleh konsumen. Itu, kalau melihat angka penjualan selama tiga bulan masuk pasar. (edo rusyanto)
TAMPILAN Yamaha Byson kerap menggoda mata yang menatap. Sepeda motor sport besutan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) itu, boleh jadi menjadi alternatif penyuka sepeda motor sport di Indonesia. Sekalipun baru tiga bulan masuk ke pasar Indonesia, Byson langsung tancap gas.
Sepanjang September-November 2010, sepeda motor yang dibanderol Rp 19,9 juta per unit itu, sudah terjual rata-rata 5.600-an unit per bulan. Cukup lumayan untuk ukuran motor sport bermesin 150cc. Maklum, di kelas ini, Yamaha punya senjata pamungkas, Yamaha Vixion 150cc. Belum lagi produk para kompetitor seperti Ninja series dan sang pendatang anyar Honda New Megapro 150cc.
Seingat saya, Byson ditargetkan terjual rata-rata 5.000 unit per bulan. Jika melongok perolehan tiga bulan sejak masuk pasar, prestasi tersebut tergolong lumayan. Berbeda dengan Honda New Megapro 150cc yang memang ditargetkan menganggatikan sang kakak, Honda Megapro 160cc.
New Megapro yang masuk pasar sejak empat bulan lalu meraih penjualan rata-rata 13 ribuan unit per bulan. Maklum, konsumen diarahkan ke produk ini sebagai penggganti sang kakak tadi. Penjualan Megapro 160cc praktis kian menyusut karena memang hanya sisa-sia produksi. Lihat saja penjualan pada November 2010 yang di bawah 10 unit.
Kembali ke sang Byson. Sepeda motor yang diidentikan dengan sport touring tersebut, tampaknya belum berdampak negatif kepada sang kakak, Yamaha Vixion. Semula, ada perkiraan bakal kanibal ke Vixion. Ternyata, penjualan Vixion sepanjang Januari-November 2010, relatif stabil dengan rata-rata mendekati 18 ribu unit per bulan.Kemampuan Byson mengontribusi terhadap total penjualan sepeda motor sport Yamaha cukup teruji. Sekalipun baru tiga bulan menjelajah pasar, Byson sudah berkontribusi sekitar 7%, padahal Yamaha Scorpio Z, yang sudah lebih dulu merambah pasar hanya mendekati 9%. Kontributor utama masih dipegang oleh Yamaha Vixion. Maklum, Vixion secara nasional pun masih merajai pasar sepeda motor sport.
Ke depan, rasanya bukan tidak mungkin kontribusi Byson bakal melampaui sang kakak sulung, Scorpio Z. Byson yang dikenal memakai tanki motor ‘kondom’, walaupun dibombardir kanan kiri, diam-diam dinikmati oleh konsumen. Itu, kalau melihat angka penjualan selama tiga bulan masuk pasar. (edo rusyanto)
Subscribe to:
Posts (Atom)
